|
Tugas sofskill
Nama : Fitriyani Kaban
Kelas : 3db16
Npm : 32110860
Sejarah Perbankan di Indonesia
Bank mega
|
||||||||||||||||||||||||||||
|
Berawal dari sebuah usaha milik keluarga
bernama PT. Bank Karman yang didirikan pada tahun 1969 dan berkedudukan di
Surabaya, selanjutnya pada tahun 1992 berubah nama menjadi PT. Mega Bank lalu
jakarta menjadi tempat pusat kantor tersebut.
Seiring dengan perkembangannya PT. Mega Bank
pada tahun 1996 diambil alih oleh PARA GROUP (PT. Para Global Investindo
dan PT. Para Rekan Investama). Untuk lebih meningkatkan citra PT. Mega Bank,
pada bulan Juni 1997 melakukan perubahan logo dengan tujuan bahwa sebagai
lembaga keuangan kepercayaan masyarakat, akan lebih mudah dikenal melalui logo
perusahaan yang baru tersebut. Dan pada tahun 2000 dilakukan perubahan nama
dari PT. Mega Bank menjadi PT. Bank Mega.
Dalam rangka memperkuat struktur permodalan
maka pada tahun yang sama PT. Bank Mega melaksanakan Initial Public
Offering dan listed di BEJ maupun BES. Dengan demikian
sebagian saham PT. Bank Mega dimiliki oleh publik dan berubah namanya menjadi
PT. Bank Mega Tbk.
Pada saat krisis ekonomi, Bank Mega mencuat
sebagai salah satu bank yang tidak terpengaruh oleh krisis dan tumbuh terus
tanpa bantuan pemerintah bersama-sama dengan Citibank, Deutche Bank dan HSBC.
PT. Bank Mega Tbk. dengan semboyan "Mega
Tujuan Anda" tumbuh dengan pesat dan terkendali serta menjadi
lembaga keuangan ternama yang mampu disejajarkan dengan bank-bank terkemuka
di Asia Pasifik dan telah mendapatkan berbagai penghargaan dan prestasi baik
di tingkat nasional, regional maupun internasional. Dalam upaya mewujudkan
kinerja sesuai dengan nama yang disandangnya, PT. Bank Mega Tbk. berpegang
pada azas profesionalisme, keterbukaan dan kehati-hatian dengan struktur
permodalan yang kuat serta produk dan fasilitas perbankan terkini.
Atas
penilaian kinerja yang telah dicapai, Bank Mega berhasi meraih beberapa
prestasi dan penghargaan baik di tingkat nasional, regional maupun
internasional, antara lain :
Bank dengan Pertumbuhan
aset Tertinggi se Asia Pasifik versi majalah Asia Week tahun 1999.
Bank Terbaik versi
majalah Swasembada pada tahun 2002 dan 2003.
Bank dengan Pelayanan
Terbaik (Banking Service Excelence) berdasarkan survey Marketing Research
Indonesia kerjasama dengan majalah Infobank.
v Emiten Terbaik untuk sektor perbankan
versi majalah Investor tahun 2003.
v Predikat Bank yang Sangat Bagus selama 5
tahun berturut - turut versi majalah Info Bank dari tahun 2001 - 2005.
v Penghargaan untuk Mega Visa dalam kategori Outstanding
Performance dan Volume Growth Award dari visa internasional pada tahun
2006.
v Kriya Pranala Award dalam Linkage
Program sebagai "The Best New Comer" dari Bank Indonesia pada tahun
2006.
v Global Transaction Service USD Straight
Through Processing Award dari Citibank.
v Gold Medal Quality Crown Award dari
Business Initiative Direction yang berkeudukan di Spanyol.
v Yungky Setiawan - CEO Bank Mega, salah satu CEO
Terbaik versi majalah Warta Ekonomi.
v Chairul Tanjung - Komisaris Utama Bank Mega, "Marketer
of The Year"versi The Indonesian Marketing Asscociation bekerjasama dengan
Markplus.
v Chairul Tanjung - Komisaris Utama Bank Mega,
salah satu " Bankers of The Year" versi majalah Globe Asia.
v Chairul Tanjung memperoleh Enterpreneur of
the Year 2009, Asia Pacific Enterpreneurship Awards dari Enterprise Asia.
v 10 Besar Bank paling Likuid di Asia dari
majalah Globe Asia
v The Best Domestic Bank Foreign Exchange
Services 2009, dari majalah Asia Money.
v Penghargaan sebagai Perusahaan Publik dengan
kinerja Terbaik di Indonesia atau "Wealth Added Creator Award 2010"
versi majalah SWA, Stern & Co
v Predikat Bank Dengan Kinerja Sangat Bagus
tahun 2009, dengan modal 1 s/d 10 Triliun Rupiah dari majalah InfoBank.
Dan bank
mega mempunya visi&misi serta srategi untuk menjangkau konsumen
refrensi :
|
11 Maret 2013
sejarah perbankan di indonesia
19 Oktober 2012
BASIS DATA RELASIONAL
BASIS DATA RELASIONAL
Pengertian Basis Data Relasional
Basis
Data Relasional menggunakan tabel dua dimensi yang terdiri atas baris dan kolom
untuk memberi gambaran sebuah berkas data
Istilah dalam Basis Data Relasional :
v Relasi
: Sebuah
tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris
v Atribut :
Kolom
pada sebuah relasi
v Tupel
: Baris
pada sebuah relasi
v Domain :
Kumpulan
nilai yang valid untuk satu atau lebih stribut
v Derajat (degree) : Jumlah
atribut dalam sebuah relasi
v Cardinality : Jumlah tupel dalam sebuah relasi
Relasional Key
v Super Key
Satu atribut / kumpulan atribut yang secara unik
mengidentifikasi sebuah tupel di dalam relasi
v Candidate Key
Atribut di dalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik
v Primary Key
Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tupel
secara unik dalam relasi
v Alternate Key
Candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key
v Foreign Key
Atribut dengan domain yang
sama yang menjadi kunci utama pada sebuh relasi tetapi pada relasi lai atribut
tersebut hanya sebagai atribut biasa
Relational Integrity
Rules
v Null
Nilai suatu atribut yang
tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut
v Entity Integrity
Tidak ada satu komponen
primary key yang bernilai null
v Referential Integrity
Suatu domain dapat dipakai
sebagai kunci primer bila merupakan atribut tunggal pada domain yang bersangkutan
Bahasa pada basis data
relasional
Bahasa yang digunakan adalah bahasa query sebagai pernyataan
yang diajukan untuk mengambil informasi
Terbagi 2 :
1. Bahasa Formal
Bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan
simbol-simbol matematis
Contoh :
Ø Aljabar relasional
Bahasa query prosedural : pemakai menspesifikasikan data apa
yang dibutuhkan dan bagaimana untuk mendapatkannya
Ø Kalkulus relasional
Bahasa query non prosedural : pemakai menspesifikasikan data
apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana utntuk mendapatkannya
Kalkulus relasional
terbagi 2 :
- Kalkulus relasional tupel
- Kalkulus Relasional Domain
2. Bahasa Komersial
Bahasa
query yang dirancang sendiri oleh programmer menjadi suatu program aplikasi
agar pemakai lebih mudah menggunakannya (user
friendly)
Contoh :
·
QUEL
Berbasis
pada bahasa kalkulus relasional
·
QBE
Berbasis
pada bahasa kalkulus relasional
·
SQL
Berbasis
pada bahasa kalkulus relasional dan aljabar relasional
Contoh-contoh DBMS dengan Basis Data Relasional :
DB2 → IBM
ORACLE →
ORACLE
SYBASE →
Powersoft
INFORMIX →
Informix
Microsoft
Access → Microsoftp
Basis Data
Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Langganan:
Postingan (Atom)