11 Maret 2013

sejarah perbankan di indonesia



Tugas sofskill
Nama            : Fitriyani Kaban
Kelas             : 3db16
Npm              : 32110860

Sejarah Perbankan di Indonesia

Bank mega

Berawal dari sebuah usaha milik keluarga bernama PT. Bank Karman yang didirikan pada tahun 1969 dan berkedudukan di Surabaya, selanjutnya pada tahun 1992 berubah nama menjadi PT. Mega Bank lalu jakarta menjadi tempat pusat kantor tersebut.
Seiring dengan perkembangannya PT. Mega Bank pada tahun 1996 diambil alih oleh PARA GROUP (PT. Para Global Investindo dan PT. Para Rekan Investama). Untuk lebih meningkatkan citra PT. Mega Bank, pada bulan Juni 1997 melakukan perubahan logo dengan tujuan bahwa sebagai lembaga keuangan kepercayaan masyarakat, akan lebih mudah dikenal melalui logo perusahaan yang baru tersebut. Dan pada tahun 2000 dilakukan perubahan nama dari PT. Mega Bank menjadi PT. Bank Mega.
Dalam rangka memperkuat struktur permodalan maka pada tahun yang sama PT. Bank Mega melaksanakan Initial Public Offering dan listed di BEJ maupun BES. Dengan demikian sebagian saham PT. Bank Mega dimiliki oleh publik dan berubah namanya menjadi PT. Bank Mega Tbk.
Pada saat krisis ekonomi, Bank Mega mencuat sebagai salah satu bank yang tidak terpengaruh oleh krisis dan tumbuh terus tanpa bantuan pemerintah bersama-sama dengan Citibank, Deutche Bank dan HSBC. 

PT. Bank Mega Tbk. dengan semboyan "Mega Tujuan Anda" tumbuh dengan pesat dan terkendali serta menjadi lembaga keuangan ternama yang mampu disejajarkan dengan bank-bank terkemuka di Asia Pasifik dan telah mendapatkan berbagai penghargaan dan prestasi baik di tingkat nasional, regional maupun internasional. Dalam upaya mewujudkan kinerja sesuai dengan nama yang disandangnya, PT. Bank Mega Tbk. berpegang pada azas profesionalisme, keterbukaan dan kehati-hatian dengan struktur permodalan yang kuat serta produk dan fasilitas perbankan terkini.


Atas penilaian kinerja yang telah dicapai, Bank Mega berhasi meraih beberapa prestasi dan penghargaan baik di tingkat nasional, regional maupun internasional, antara lain :
Bank dengan Pertumbuhan aset Tertinggi se Asia Pasifik versi majalah Asia Week tahun 1999.
Bank Terbaik versi majalah Swasembada pada tahun 2002 dan 2003.
Bank dengan Pelayanan Terbaik (Banking Service Excelence) berdasarkan survey Marketing Research Indonesia kerjasama dengan majalah Infobank.


v  Emiten Terbaik untuk sektor perbankan versi majalah Investor tahun 2003.
v  Predikat Bank yang Sangat Bagus selama 5 tahun berturut - turut versi majalah Info Bank dari tahun 2001 - 2005.
v  Penghargaan untuk Mega Visa dalam kategori Outstanding Performance dan Volume Growth Award dari visa internasional pada tahun 2006.
v  Kriya Pranala Award dalam Linkage Program sebagai "The Best New Comer" dari Bank Indonesia pada tahun 2006.
v  Global Transaction Service USD Straight Through Processing Award dari Citibank.
v  Gold Medal Quality Crown Award dari Business Initiative Direction yang berkeudukan di Spanyol.
v  Yungky Setiawan - CEO Bank Mega, salah satu CEO Terbaik versi majalah Warta Ekonomi.
v  Chairul Tanjung - Komisaris Utama Bank Mega, "Marketer of The Year"versi The Indonesian Marketing Asscociation bekerjasama dengan Markplus.
v  Chairul Tanjung - Komisaris Utama Bank Mega, salah satu " Bankers of The Year" versi majalah Globe Asia.
v  Chairul Tanjung memperoleh Enterpreneur of the Year 2009, Asia Pacific Enterpreneurship Awards dari Enterprise Asia.
v  10 Besar Bank paling Likuid di Asia dari majalah Globe Asia
v  The Best Domestic Bank Foreign Exchange Services 2009, dari majalah Asia Money.
v  Penghargaan sebagai Perusahaan Publik dengan kinerja Terbaik di Indonesia atau "Wealth Added Creator Award 2010" versi majalah SWA, Stern & Co
v  Predikat Bank Dengan Kinerja Sangat Bagus tahun 2009, dengan modal 1 s/d 10 Triliun Rupiah dari majalah InfoBank.

Dan bank mega mempunya visi&misi serta srategi untuk menjangkau konsumen

-
VISI



Menjadi Kebanggaan Bangsa


-
MISI



Menciptakan hubungan baik yang berkesinambungan dengan nasabah melalui pelayanan jasa keuangan dan kemampuan kinerja organisasi terbaik untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.


-
NILAI PERUSAHAAN



Kewirausahaan
Etika
Kerjasama
Dinamis
Komitmen

-
STRATEGI



Tumbuh dengan hasil optimal, resiko minimal dan patuh terhadap ketentuan yang  berlaku.
Menyelaraskan sumber daya manusia dan organisasi untuk tujuan perusahaan.
Kepuasan untuk nasabah dan masyarakat.


refrensi :

19 Oktober 2012

BASIS DATA RELASIONAL

BASIS DATA RELASIONAL

Pengertian Basis Data Relasional
Basis Data Relasional menggunakan tabel dua dimensi yang terdiri atas baris dan kolom untuk memberi gambaran sebuah berkas data
Istilah dalam Basis Data Relasional :
v  Relasi       : Sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris
v  Atribut      : Kolom pada sebuah relasi
v  Tupel        : Baris pada sebuah relasi
v  Domain     : Kumpulan nilai yang valid untuk satu atau lebih stribut
v  Derajat (degree)        : Jumlah atribut dalam sebuah relasi
v  Cardinality     : Jumlah tupel dalam sebuah relasi

Relasional Key
v  Super Key
Satu atribut / kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah tupel di dalam relasi
v  Candidate Key
Atribut di dalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik
v  Primary Key
Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tupel secara unik dalam relasi
v  Alternate Key
Candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key
v  Foreign Key
Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama pada sebuh relasi tetapi pada relasi lai atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa








Relational Integrity Rules

v  Null
Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut
v  Entity Integrity
Tidak ada satu komponen primary key yang bernilai null
v  Referential Integrity
Suatu domain dapat dipakai sebagai kunci primer bila merupakan atribut tunggal pada domain yang  bersangkutan

Bahasa pada basis data relasional
Bahasa yang digunakan adalah bahasa query sebagai pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi
Terbagi 2 :
1.   Bahasa Formal
Bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan simbol-simbol matematis
Contoh :
Ø  Aljabar relasional
Bahasa query prosedural : pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana untuk mendapatkannya
Ø  Kalkulus relasional
Bahasa query non prosedural : pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana utntuk mendapatkannya

Kalkulus relasional  terbagi 2 :
  • Kalkulus relasional tupel
  • Kalkulus Relasional Domain
           
2.   Bahasa Komersial
Bahasa query yang dirancang sendiri oleh programmer menjadi suatu program aplikasi agar pemakai lebih mudah menggunakannya (user friendly)



Contoh :
·         QUEL
Berbasis pada bahasa kalkulus relasional
·         QBE
Berbasis pada bahasa kalkulus relasional
·         SQL
Berbasis pada bahasa kalkulus relasional dan aljabar relasional

Contoh-contoh DBMS dengan Basis Data Relasional :

DB2 → IBM
ORACLE → ORACLE
SYBASE → Powersoft
INFORMIX → Informix
Microsoft Access → Microsoftp


Basis Data

Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.